Berikan masukan, kritik, saran, dukungan, berita, laporan warga + apa aja dech yg perlu di ketahui ame warga Depok ke email : walikotagaul@yahoo.com

Senin, 13 Juni 2011

Depok Pasarkan Ikan Konsumsi ke Palembang dan Jambi

Ilustrasi
Ilustrasi
DEPOK – Banyaknya kelompok petani ikan diyakini dapat menunjang perekonomian lokal di Depok. Sedikitnya terdapat 150 petani ikan atau 66 kelompok budidaya ikan hias maupun ikan konsumsi.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Peternakan Kota Depok Eka Bachtiar mengatakan salah satu andalan perekonomian Depok adalah hasil budidaya ikan air tawar. Seperti ikan patin, lele, maupun ikan hias.

“Kami mendorong pemberdayaan para petani ikan dengan membantu pembibitan, untuk meningkatkan produksi ikan,” katanya kepada wartawan di Balaikota Depok, Sabtu (11/06/11).

Eka menambahkan, saat ini bahkan pihaknya telah memasarkan ikan patin ke luar Pulau Jawa. Selain itu, ikan hias jenis neon tetra sudah dipasarkan hingga luar negeri seperti Singapura dan Australia.

“Kami setiap minggunya memasarkan 15 ribu sampai 20 ribu ekor ikan konsumsi jenis patin ke Palembang dan Jambi, karena disana banyak memakai masakan dari produk olahan ikan patin,” jelasnya.

Sementara itu Depok terus mengembangkan produksi ikan hias dengan memiliki balai benih pembibitan ikan untuk memperluas pasar. Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail meyakini produk ikan konsumsi dapat meningkatkan perekonomian dan menjadi salah satu andalan bagi Depok.

“Bisa menambah nilai ekonomi, ada lele konsumsi, pembibitan ikan patin, yang memiliki dampak ekonomi positif,” tandas Nur Mahmudi. (nia)

http://economy.okezone.com/read/2011/06/11/320/467218/depok-pasarkan-ikan-konsumsi-ke-palembang-dan-jambi

2 Juli KRL Ekspres Dihapus, PT KAI Gencar Sosialisasi

DEPOK - Para pecinta Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek, mulai 2 Juli 2011 mendatang, mau tak mau harus menerima kebijakan baru PT Kereta Api Indonesia (PT KAI). Mulai tanggal tersebut, seluruh KRL ekspres baik jenis Pakuan Bogor ataupun Depok Ekspres akan berhenti di setiap stasiun.

Hal itu berarti akan disamakan dengan pemberlakuan perjalanan KRL Ekonomi-AC yang selama ini akrab ditumpangi warga komuter. Namanya pun berubah, semua KRL ekspres maupun ekonomi-AC akan berubah menjadi hanya satu nama yakni Commuter Line.

Kepala Stasiun Depok Lama Dwi Purwanto membenarkan kebijakan tersebut akan mulai dilaksanakan pada 2 Juli mendatang. Segala macam keluhan terkait kebijakan tersebut, kata dia, saat ini ditampung di Stasiun Juanda.

“Rencananya seperti itu, setiap KRL ekspres dan AC-Ekonomi namanya berubah menjadi Commuter Line, jadi berhenti di setiap stasiun, seperti KRL kelas ekonomi,” katanya kepada wartawan, Jumat (10/06/11).

Menurutnya, sosialisasi kebijakan tersebut saat ini sudah mulai disampaikan kepada para penumpang. Salah satunya dengan memasang spanduk pengumuman. “Kami baru memasang spanduk, kemudian akan ada rencana memberikan selebaran di atas kereta, lalu bisa juga disampaikan lewat pengeras suara,” tandasnya.

Sebelumnya, PT KAI sudah mengeluarkan rencana penghapusan Kereta Rel Listrik (KRL) Ekspres Jabodetabek sejak 1 April lalu. Namun akhirnya hal itu ditangguhkan hingga minimal tiga bulan sosialisasi.
(ful)

http://news.okezone.com/read/2011/06/10/338/466840/2-juli-krl-ekspres-dihapus-pt-kai-gencar-sosialisasi

Bandar Judi Togel Diringkus

DEPOK – Polisi menciduk tiga tersangka judi togel di Pancoran Mas, Depok. Ketiga tersangka yang masing-masing berinisial MF, MS, dan SLD itu ditangkap di rumah kontrakan salah satu tersangka saat hendak mencocokan nomor togel pemain lainnya.

Penangkapan dilakukan usai salat Magrib di Perumahan Pelita Parung Bingung, RT 002/015 kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas, Depok. Saat digerebek, mereka kepergok sedang menghitung kupon judi togel.

Warga sekitar mengaku sudah lama curiga dan resah dengan keberadaan para tersangka. Mereka juga kerap meminum minuman keras dan mengganggu lingkungan sekitar.

Salah satu tersangka lainnya mencoba menyembunyikan tafsir mimpi yang dipercaya dapat membawa keberuntungan.

Kanit Reskrim Polsek Pancoran Mas AKP Syah Johan mengatakan, ketiga tersangka merupakan satu jaringan yang biasa bermain togel dengan konsumen rata-rata berprofesi sebagai sopir angkutan umum.

“Mereka kami tangkap terkait kasus 303 KUHP judi togel, kami mendapat laporan dari masyarakat kalau keberadaan mereka sudah lama mencurigakan,” katanya kepada wartawan, Sabtu (11/06/11).

Dari tangan tersangka polisi menyita sejumlah barang bukti diantaranya dua lembar tafsir mimpi, dua lembar rekapan kupon, sebuah telepon genggam, uang tunai Rp 261 ribu, serta satu buah pulpen. (put)


http://news.okezone.com/read/2011/06/11/338/467262/bandar-judi-togel-diringkus

Sabtu, 11 Juni 2011

Jalan Rusak, Warga Sawangan Protes Tanam Pohon Pisang

DEPOK – Cara protes warga Jalan Abdul Wahab, RT 002/08 Cinangka, Sawangan, Depok menghadapi jalan rusak cukup kreatif. Meski kini sudah dihentikan, namun sebelumnya warga sempat menanam 10 pohon pisang di jalan berlubang sejauh 50 meter sambil menuliskan sindiran kepada Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail.

Menurut warga, jalan rusak tersebut seringkali menelan korban pengendara motor yang melintas. Apalagi terjadi kubangan saat hujan dan banjir.

Tokoh masyarakat setempat H. Ma’ruf HS (60) mengungkapkan, penanaman pohon di jalan beberapa waktu lalu adalah bentuk dari protes warga atas rusaknya jalan sudah berlangsung lebih dari 10 tahun. "Penanaman pohon ini sebagai bentuk protes warga atas rusaknya jalan dan tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah Kota Depok," katanya kepada wartawan, Jumat (10/06/11).

Menurutnya, selama ini jalan Abdul Wahab digunakan sebagai jalur alternatif menuju Jakarta dan Ciputat. "Jalan ini ramai tiap hari dilalui banyak pengendara motor atau mobil. Yang melintas disini ada dua angkot yaitu 25 jurusan Sawangan-Parung dan 29 jurusan Sawangan-Ciputat," tuturnya.

Camat Sawangan Usman Halayan meminta warga agar bersabar. Pasalnya, tahun ini perbaikan jalan akan dibangun secara bertahap. "Bulan Juli rencananya dilakukan lelang dengan anggaran sebesar Rp 800 juta. Saya minta agar warga bersabar dulu, karena kita juga bergerak dan tidak diam begitu saja," tegas Usman.

Usman mengklaim setiap tahun jalan tersebut tetap dilakukan perawatan dan perbaikan. Hanya saja, imbuhnya, tidak dilakukan secara serempak dan bertahap.

Hal senada juga diutarakan Anggota Komisi C DPRD Kota Depok Selamet Riyadi meminta agar warga bersabar atas rusaknya jalan wahab tersebut. Menurutnya, pemkot Depok telah menganggarkan dana Rp 800 juta, namun diperkirakan hanya mampu membiayai sekitar 500 meter.

"Solusinya kita bisa minta alokasikan dana perbaikan dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air," tandasnya.
(ahm)

http://news.okezone.com/read/2011/06/10/338/467019/jalan-rusak-warga-sawangan-protes-tanam-pohon-pisang

Jumat, 10 Juni 2011

Miliaran Rupiah Pajak Parkir Depok Menguap

DEPOK--MICOM: Miliaran rupiah retribusi parkir di Kota Depok menguap tiap tahun. Pajak daerah yang didapat dari sektor parkir tersebut tidak masuk ke kas daerah.

Itu dibenarkan Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dindin Dajinuddin. "Miliaran rupiah pajak parkir kenderaan roda dua dan empat tidak masuk ke kas daerah Kota Depok. Akibatnya, pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir di Kota Depok jauh dari potensi yang seharusnya mampu menyetor Rp10 miliar per tahun," katanya menjawab Media Indonesia di kantornya, Kamis (9/6).

Dindin, yang didampingi Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Perhubungan Kota Depok Edi Suparman dan Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Depok Yusmanto, mengatakan bahwa Kota Depok yang memiliki 11 kecamatan terdapat 1.000 lebih lokasi parkir yang dikelola tiga dinas.

Di antaranya, Dinas Perhubungan Kota Depok yang mengelola pajak parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok Terminal Jalan Margonda dan Sub Terminal Sawangan, Stasiun PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Citayam, Depok Lama, Depok Baru, dan PT KAI stasiun Kampus Universitas Indonesia, Kelurahan Pondok Cina, Beji, Kota Depok.

Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Pasar mengelola pajak parkir pasar tradisional yakni Pasar Tugu, Pasar Cisalak, Jalan Raya Jakarta-Bogor Kecamatan Cimanggis, Pasar Sukatani, Kecamatan Tapos, Pasar Agung, Pasar Musi Depok Timur Dalam, Pasar Kemiri Muka Kecamatan Beji.

Satu lagi, Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan (DPPK) dan Aset Daerah Kota Depok yang mengelola pajak parkir dari sektor usaha hipermarket dan jalan umum yang lokasi parkirnya 1.000-an lebih se-Kota Depok. (KG/OL-5)

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/06/09/232659/37/5/Miliaran-Rupiah-Pajak-Parkir-Depok-Menguap