Berikan masukan, kritik, saran, dukungan, berita, laporan warga + apa aja dech yg perlu di ketahui ame warga Depok ke email : walikotagaul@yahoo.com
Tampilkan postingan dengan label Bojongsari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bojongsari. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Juni 2011

Puluhan Ribu Bangunan di Depok Tidak Miliki IMB

DEPOK ( Pos Kota ) – Sekitar 35 ribu bangunan di Kecamatan Sawangan dan Bojongsari, Depok belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Hal ini dikatakan Ahmad Suhada, Kasie Pendataan Dinas Tata Ruang dan Permukiman(Distarkim) Kota Depok , saat kunjungan kerja di Kelurahan Duren Seribu, Bojongsari.

Dari jumlah 35.407 bangunan belum ber-IMB itu, 20.375 unit di wilayah Kecamatan Sawangan dan Bojongsari 15.032 bangunan. Sedangkan bangunan ber-IMB di Sawangan 2.828 unit dan Bojongsari 2.425 unit.

Ahmad memperkirakan pelanggaran Perda no 3/2006 tentang Bangunan dan Retribusi IMB juga terjadi di wilayah lainnya. “ Kami akan tegur para pemilik banguan yang belum memiliki IMB. Sebelum membangun harus mengurus IMB dulu,” ujarnya.

Teguran pertama hingga teguran ketiga. Bila tidak digubris, maka terpaksa akan disegel dan selanjutnya pembongkaran paksa bersama aparat Satpol PP Kota Depok.

Saat ini pihak Distarkim masih mendata bangunan yang belum memiliki IMB, juga melakukan sosialisasi Perda no3/2006 sekaligus memberi pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya melengkapi bangunan dengan IMB.

PANCORAN MAS

Sedangkan Camat Pancoran Mas Drs Adjad Sudradjad didampingi Sekretarisnya Drs Slamet AR MM. Mengatakan, di wilayahnya dari 6 kelurahan sudah 400 bangunan yang mengantongi IMB.
“Mereka sadar bahwa setiap membangun harus ada IMB,” kata Adjad Sudradjad .
Untuk Pajak Bumi dan Bangunan ( PBB) yang ditargetkan Rp6 miliar hingga kini baru mencapai 20 persen. (nasrul/B)

http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2011/06/17/puluhan-ribu-bangunan-di-depok-tidak-miliki-imb

Sabtu, 11 Juni 2011

Jalan Rusak, Warga Sawangan Protes Tanam Pohon Pisang

DEPOK – Cara protes warga Jalan Abdul Wahab, RT 002/08 Cinangka, Sawangan, Depok menghadapi jalan rusak cukup kreatif. Meski kini sudah dihentikan, namun sebelumnya warga sempat menanam 10 pohon pisang di jalan berlubang sejauh 50 meter sambil menuliskan sindiran kepada Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail.

Menurut warga, jalan rusak tersebut seringkali menelan korban pengendara motor yang melintas. Apalagi terjadi kubangan saat hujan dan banjir.

Tokoh masyarakat setempat H. Ma’ruf HS (60) mengungkapkan, penanaman pohon di jalan beberapa waktu lalu adalah bentuk dari protes warga atas rusaknya jalan sudah berlangsung lebih dari 10 tahun. "Penanaman pohon ini sebagai bentuk protes warga atas rusaknya jalan dan tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah Kota Depok," katanya kepada wartawan, Jumat (10/06/11).

Menurutnya, selama ini jalan Abdul Wahab digunakan sebagai jalur alternatif menuju Jakarta dan Ciputat. "Jalan ini ramai tiap hari dilalui banyak pengendara motor atau mobil. Yang melintas disini ada dua angkot yaitu 25 jurusan Sawangan-Parung dan 29 jurusan Sawangan-Ciputat," tuturnya.

Camat Sawangan Usman Halayan meminta warga agar bersabar. Pasalnya, tahun ini perbaikan jalan akan dibangun secara bertahap. "Bulan Juli rencananya dilakukan lelang dengan anggaran sebesar Rp 800 juta. Saya minta agar warga bersabar dulu, karena kita juga bergerak dan tidak diam begitu saja," tegas Usman.

Usman mengklaim setiap tahun jalan tersebut tetap dilakukan perawatan dan perbaikan. Hanya saja, imbuhnya, tidak dilakukan secara serempak dan bertahap.

Hal senada juga diutarakan Anggota Komisi C DPRD Kota Depok Selamet Riyadi meminta agar warga bersabar atas rusaknya jalan wahab tersebut. Menurutnya, pemkot Depok telah menganggarkan dana Rp 800 juta, namun diperkirakan hanya mampu membiayai sekitar 500 meter.

"Solusinya kita bisa minta alokasikan dana perbaikan dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air," tandasnya.
(ahm)

http://news.okezone.com/read/2011/06/10/338/467019/jalan-rusak-warga-sawangan-protes-tanam-pohon-pisang