Berikan masukan, kritik, saran, dukungan, berita, laporan warga + apa aja dech yg perlu di ketahui ame warga Depok ke email : walikotagaul@yahoo.com
Tampilkan postingan dengan label IT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IT. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Agustus 2011

Petunjuk Menghentikan RBT/NSP/I-ring/Ringgo/Smart Tone via SMS

Biasanya susah sekali mau mematikan nada sambung atau yang dikenal dalam bahasa Inggris Ring Back Tone (RBT) apalagi tidak ada kesamaan cara dan nomor yang dituju untuk menghentikan RBT ini. Pulsa sudah terpotong dan dengan penuh perjuangan untuk ketemu dengan Customer Service hanya untuk menanyakan cara menyetop fitur ini. Padahal waktu mengaktifkan atau meng-copy/salin RBT sangatlah mudah!

Berikut adalah cara menghentikan nada sambung tersebut via SMS:

* Telkomsel (HALO, SIMPATI dan KARTU AS) kirim ke 1212 dan ketik: RING(spasi)OFF

* Indosat -update- (MATRIX, MENTARI, IM3 dan STARONE) kirim ke 808 dan ketik: STOP atau UNREG
Cara lain via menu sat@ccess dan pilih iring

* Excelcomindo/XL (XPLORE, BEBAS dan JEMPOL) kirim ke 1818 dan ketik: UNSUB

* Hutchinson CP (THREE/3) kirim ke 1212 dan ketik: RBT(spasi)UNREG

* Natrindo Telekom Selular (AXIS) kirim ke 333 dan ketik: OFF

* Mobile-8 (FREN dan HEPI) kirim ke 2525 dan ketik: RINGGO(spasi)HAPUS

* Bakrie Telecom (ESIA) kirim ke 8888 dan ketik: RING(spasi)UNSUB

* Telkom (FLEXI) kirim ke 1212 dan ketik: RING(spasi)OFF

* Sampoerna Telecom (CERIA) kirim ke 234 dan ketik: REG(spasi)OFF
atau hubungi 234 dari telpon ceria

* Smart Telecom (SMART) kirim ke 2525 dan ketik: DEL(spasi)KodeLagu
Jika ingin meng-nonaktifkan sementara waktu, ketik: OFF dan kirim ke 2525

Kamis, 16 Juni 2011

Batasan Umur Pengguna Facebook Akan Dihapus?

KOMPAS.com — CEO Facebook, Mark Zuckerberg, kembali melontarkan komentar yang kontroversial terkait layanan di jejaring sosial. Tahun lalu, ia menyebut privasi tak lagi terlalu penting. Kali ini, ia mengusulkan dihapuskannya pembatasan umur bagi pengguna Facebook. Artinya, bayi yang masih merah pun boleh membuat akun di Facebook.

Sebagaimana diketahui, umur minimal pegguna Facebook adalah 13 tahun. Namun, dari sebuah penelitian yang dirilis beberapa waktu yang lalu, terdapat 7,5 juta pengguna Facebook yang berada di bawah 13 tahun, umumnya 11 tahun. Tetapi, tentu hal ini tidak bisa dijadikan alasan untuk membuka keran bagi mereka yang berada di bawah usia 13 tahun tersebut. Anak-anak tentu belum bisa melindungi diri mereka dari berbagai hal yang menyangkut dunia orang dewasa yang mampir ke halaman Facebook-nya.

Mark Zuckerberg menyatakan idenya tersebut dalam sebuah kesempatan berpidato di California beberapa hari yang lalu. Menurutnya, ia memiliki filosofi bahwa untuk pendidikan diperlukan waktu memulai yang sangat muda. Oleh karena pembatasan itu membuat anak-anak di bawah usia 13 tahun tersebut belum bisa memulai hal tersebut. Dengan membiarkan mereka menggunakan Facebook, kita bisa melihat apa yang akan mereka kerjakan. Mark juga berjanji untuk membuat anak-anak aman di Facebook.

Tentu saja ada yang janggal dari alasan Mark Zuckerberg ini. Pertama, soal pendidikan. Tentu tidak bisa dianggap bahwa menggunakan Facebook sedari anak-anak dianggap sebagai sebuah pendidikan. Mengapa? Sebab, Facebook bukanlah ruang pendidikan. Facebook adalah media di mana lalu lintas informasi melalui update status, foto, bahkan video sangat tinggi. Sebagian besar dari informasi yang mengalir di Facebook ini adalah konsumsi orang dewasa, bukan anak-anak.

Kedua, soal keamanan. Sudah tidak perlu dipertanyakan lagi, keamanan akun pengguna Facebook sangat rendah. Privasi pengguna di Facebook sangat rendah, hampir-hampir tidak ada karena kebijakan privasi yang sangat longgar yang disebabkan oleh ketentuan privasi Facebook yang berbelit dan sangat panjang. Sebagian pengguna Facebook tentu sudah sangat akrab dengan spam, scam, dan berbagai URL yang mengarah kepada konten dewasa. Tentu akan sangat membahayakan jika anak-anak dibiarkan untuk melihat semua hal ini.

Masih terkait dengan soal keamanan, di Facebook tidak ada satu pun jaminan yang mengatakan bahwa semua pengguna Facebook akan berlaku baik. Artinya, terbuka sekali kemungkinan para penjahat, terutama predator anak-anak, untuk bisa mencari mangsa dengan diperbolehkannya anak-anak membuat akun di Facebook.

Ketiga, adanya peraturan yang melarang pengumpulan informasi dari anak-anak di bawah usia 13 tahun, yaitu Children’s Online Privacy Protection Act (COPPA), yang ditandatangani menjadi undang-undang pada 21 Oktober 1998 dan dimodifikasi efektif pada 21 April 2000. Aturan ini berlaku untuk situs web komersial dan layanan online yang diarahkan untuk anak di bawah 13 tahun yang mengumpulkan informasi pribadi dari anak-anak. COPPA melarang tindakan tidak adil atau menipu atau praktik sehubungan dengan pengumpulan, penggunaan, atau pengungkapan informasi pribadi dari dan tentang anak-anak di internet.

Dengan tiga alasan di atas, cukup jelas bahwa ide penghapusan batasan umur pengguna Facebook ini merupakan ide yang cukup gila dari Mark Zuckerberg. Situs zdnet.com menyebut ide ini sebagai ide paling buruk dari orang sekaliber Mark Zuckerberg. Meskipun Facebook telah cukup berusaha memperbaiki keamanannya, hal ini bukanlah jaminan dan alasan untuk melegalkan penghapusan batasan umur pengguna Facebook.

Terkait dengan anak-anak atau remaja yang berumur lebih dari 13 tahun pun, orangtua tetap diimbau untuk memerhatikan keterlibatan anak di dalam Facebook. Hal ini karena, sekali lagi, Facebook menolong penggunanya untuk terkoneksi dengan teman mereka yang online, tetapi belum tentu semua yang online adalah teman dari pengguna. Untuk memonitor keterlibatan anak di Facebook, orangtua disarankan untuk melakukan langkah berikut ini.

1. Monitor akun Facebook anak

Orangtua harus terlibat dalam jalinan pertemanan anak. Ini penting agar bisa mengetahui apa yang dilakukan anak di Facebook. Kalau tidak bisa, misalnya untuk anak remaja SMA, awasilah mereka dari teman mereka. Hal ini dilakukan oleh 18 persen orangtua dalam sebuah survei tentang pengguna Facebook usia antara 13-17 tahun. Orangtua jangan berusaha membuat akun Facebook dengan memalsukan umur anak. Kalau anak telah membuat akun Facebok tanpa sepengetahuan, hapuslah akun tersebut atau mintalah Facebook untuk menghapusnya dengan mengisi laporan "Report an Underage Child" yang disediakan oleh Facebook.

2. Manfaatkan kontrol privasi

Sekitar satu dari lima pengguna dewasa aktif Facebook mengatakan, mereka tidak menggunakan kontrol privasi yang disediakan Facebook. Hal ini membuat mereka lebih rentan terhadap ancaman. Kontrol privasi Facebook tidak dapat mencegah setiap pelanggaran, tetapi mereka cukup membantu dalam kadar tertentu. Orangtua harus mengatur kontrol privasi anak terhadap apa saja yang bisa dilihat oleh semua pengguna Facebook. Misalnya, foto siapa saja yang bisa melihat dan siapa saja yang bisa mengirim pesan.

3. Matikan Instant Personalization

Facebook telah menambahkan beberapa situs ke fitur Instant Personalization, yang secara otomatis akan memperoleh informasi mengenai karakteristik pengguna Facebook. Saya sangat menyarankan fitur ini untuk dimatikan agar profil pengguna Facebook tidak dimanfaatkan oleh pihak ketiga untuk kepentingan iklan dan lainnya.

Bagi orangtua, penting untuk mengetahui aktivitas anak di Facebook agar terhindar dari masalah yang timbul di kemudian hari, seperti penculikan anak dan lainnya. Facebook memang bermanfaat, tetapi hanya pada batas-batas tertentu. Akan lebih baik mencegah daripada tertimpa bencana. (Kompasiana/Kimi Raikko)

http://tekno.kompas.com/read/2011/05/23/2030098/Batasan.Umur.Pengguna.Facebook.Akan.Dihapus

Rabu, 01 Juni 2011

COMPUTER EXPO EDUCATION & TECHNOLOGY


COMPUTER EXPO EDUCATION & TECHNOLOGY
26 MEI - 5 JUNI 2011
MAIN HALL - GROUND FLOOR DEPOK TOWN SQUARE

Disc. hingga 50%*
Table PC Android 3G hanya Rp 2 jutaan
Modem USB hanya Rp 200 ribuan
Flashdisk 2GB Rp 30.000*
Pentium 4 hanya Rp 350.000
Lelang Komputer
Beli Laptop Gratis Printer

Dapatkan Hadiah Langsung untuk setiap transaksi*
(Syarat & Ketentuan Berlaku)


Info Lebih Lanjut:
021 7887 0101

Tautanwww.yourvillagemall.com
Follow Us On Twitter @DepokTownSquare

Selasa, 31 Mei 2011

Mark Zuckerberg: Biarkan Anak U-13 Kenal Facebook

TEMPO Interaktif, California - Pendiri situs jejaring social Facebook, Mark Zuckerberg, hari ini menyerukan kepada orang tua di seluruh dunia agar mengizinkan anak-anak mereka yang berusia di bawah 13 tahun untuk menggunakan Facebook.

Seruan itu ia sampaikan saat menghadiri pameran inovasi di sekolah-sekolah di California. Ia beralasan Facebook sangat mendidik. “Filosofi saya adalah untuk pendidikan Anda mesti mulai (memakai Facebook) di usia yang benar-benar muda,” kata miliarder berusia 27 tahun ini.

Saat ini di seluruh dunia terdapat 7 juta pengguna Facebook yang berusia di bawah 13 tahun. Amerika Serikat dan Inggris sama-sama melarang penggunaan Facebook untuk anak-anak yang belum lewat usia 13 tahun.

Alasannya, untuk keamanan dan perkembangan mental mereka. Facebook memang sering dijadikan media untuk kejahatan, menghina, atau bahkan dipakai para germo untuk mencari pelacur-pelacur muda.

Sejumlah orang tua mencemaskan pernyataan pemuda keturunan Yahudi itu. “Mengizinkan anak di bawah umur 13 tahun benar-benar menggelikan,” kata Mike Hall, seorang kakek dari Durham, Inggris.

Penipuan melalui Facebook memang marak, termasuk di Indonesia. Banyak gadis-gadis belia yang berusia belasan tahun tertipu oleh kawan yang mereka kenal melalui Facebook. Akhirnya, mereka menjadi korban kekerasan seksual setelah berkenalan dengan pria di media sosial itu.

http://www.tempointeraktif.com/hg/amerika/2011/05/25/brk,20110525-336650,id.html