Berikan masukan, kritik, saran, dukungan, berita, laporan warga + apa aja dech yg perlu di ketahui ame warga Depok ke email : walikotagaul@yahoo.com
Tampilkan postingan dengan label PemiluKaDa Depok 2010. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PemiluKaDa Depok 2010. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Oktober 2012

Ketua KPU Depok dicopot

Ketua KPU Kota Depok, Muhammad Hasan, diberhentikan dari statusnya sebagai anggota KPU Depok dan sekaligus dari kedudukannya sebagai ketua. Hasan terbukti telah menyalahgunakan wewenangnya sebagai anggota dan ketua KPU.

Demikian isi putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu yang dibacakan, Rabu (17/10). Sidang dipimpin oleh Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie.

Seperti diketahui, KPU Kota Depok tidak mau melaksanakan putusan Mahkamah Agung (MA) nomor 14K/TUN/2012 yang dikeluarkan tanggal 4 Juli 2012. Putusan itu memerintahkan KPU Kota Depok untuk membatalkan dan memerintahkan agar mencabut Keputusan Nomor 18/Kpts/R/KPU-Kota/011.329181/2010 yang dikeluarkannya pada tanggal 24 Agustus 2010, tentang penetapan pasangan calon dan nomor urut pasangan calon walikota dan wakil walikota dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Depok tahun 2010.[ren]

Sumber :  http://www.merdeka.com/politik/ketua-kpu-depok-dicopot.html

Kamis, 23 Juni 2011

Anggota KPU Kota Depok Dipecat

Metrotvnews.com, Depok: Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Jawa Barat, Yoyo Effendi dipecat dari keanggotaan karena dinilai sudah dua kali melakukan kesalahan. "Sebelumnya Yoyo pernah mendapat teguran tertulis dari KPU Jawa Barat dan ini merupakan pelanggaran yang kedua kalinya sehingga dia dipecat," kata Ketua KPU Kota Depok Muhammad Hasan, di Depok, Selasa (21/6).

Yoyo sebelumnya pernah mendapat teguran tertulis dari KPU Jabar karena membuat surat yang membolehkan masyarakat mencoblos dengan menggunakan KTP pada Pemilu 2009. Kesalahan yang terbaru terkait proses Pilkada Kota Depok. Untuk kasus ini Yoyo tidak sendirian, empat anggota KPU Kota Depok lainnya juga mendapat sanksi.

Yoyo karena telah dua kali melakukan kesalahan, diberhentikan oleh KPU Jawa Barat. Sementara Hasan dan Imphi Khani Badjuri mendapat teguran lisan. Sedangkan Raden Salamun dan Udi bin Muslih mendapat teguran tertulis.

Hasan mengatakan, dipecatnya Yoyo dan adanya teguran dari KPU Jawa Barat kepada empat anggota lainnya karena adanya laporan dari unsur masyarakat mengenai proses Pilkada Depok yang baru lalu. Misalnya karena tidak ada kecocokan nama calon Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad dengan nama yang tercantum di KTP.

Selain itu juga banyaknya permasalahan yang ditimbulkan dalam Pilkada Depok. Misalnya gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) mengenai penetapan pencalonan yang hingga kini masih dalam proses banding di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara.

"Dewan Kehormatan KPU Jawa Barat menilai semua anggota KPU Kota Depok dianggap tidak cermat mengenai proses Pilkada Depok yang baru lalu," katanya.

Dengan dipecatnya Yoyo Effendi maka sudah ada dua orang anggota KPU Kota Depok yang dipecat. Sebelumnya, Tri Tjahja Wibawa juga dipecat karena pernah menjadi caleg dari PDIP. Tri Tjahja Wibawa akhirnya digantikan oleh Raden Salamun.

Lebih lanjut Hasan mengatakan, untuk mencari pengganti Yoyo yang punya kewenangan adalah KPU Jawa Barat. "Kita tidak punya wewenang sama sekali untuk menentukan pengganti Yoyo," ujarnya.

Namun ia berharap pengganti Yoyo segera diperoleh sehingga kekosongan yang ada tidak berlangsung lama, karena masih ada tugas-tugas yang harus segera diselesaikan.(Ant/BEY)

http://www.metrotvnews.com/read/news/2011/06/21/55497/Anggota-KPU-Kota-Depok-Dipecat/

Minggu, 15 Agustus 2010

Surat Terbuka u/ 4 (empat) pasang kandidat calon walikota/wakil walikota yg "MERASA" sudah daftar di KPUD Depok



Yth. Para kandidat calon walikota/wakil walikota yg sudah daftar di KPUD Depok

Assalamu 'alaikum wr. wb.

Salam hangat u/ seluruh bapak2 yg sudah daftar di KPUD, semoga Ramadhan yg sedang berlangsung ini, makin bs membuka hati nurani bapak2 ini.Semoga selalu sehat. banyak rejeki + panjang umur ,,,

Bapak2 khan mencalonkan diri tentunya, karena "MERASA" akan terpilih nanti, bukan sekedar ikut2an ga jelas cuman buat nambah prestise. Kata "MERASA" sengaja saya tulis pake huruf besar, karena sejauh proses yg berjalan sekarang, bapak2 baru meng optimiskan diri, meyakinkan diri, bahwa "MERASA" sebagian warga akan memilih Bapak2 ,,

Hari ini masing2 bapak2 MERASA antara lain :

1. Ada yg "MERASA" di dukung banyak partai besar parlemen bakal menang mudah (keyakinan di atas kertas bro)

2. Ada yg "MERASA" di dukung yg "MERASA" partai solid

3. Ada yg "MERASA" status Incumbent (ada 2 lho ,, bukan cuman 1)

4. Ada yg "MERASA" status Mantan Incumbent yg "MERASA" masih di dukung masyarakat

5. Ada yg "MERASA" paling bersih ga pernah korupsi

6. Ada yg "MERASA" paling sukses pas mimpin Depok

7. Ada yg "MERASA" mau bikin perubahan total ,, soalnya wajah baru semua ( Independent bro) dan "MERASA" punya segmen dukungan sendiri.

8. Ada yg "MERASA" paling di cintai dan di harapkan warga Depok (yg begini dah kena post power syndrome)

9. Ada yg "MERASA" paling banyak duit buat kampanye

10. Ada yg "MERASA" paling anti MONEY POLITIK (apa iya,, tanda tanya besar dech) ,,

11. Ada yg "MERASA" di dukung aktivis2 yg "MERASA" paling pinter ,,, "MERASA" paling banyak link ,,

12. Ada yg "MERASA" di dukung tokoh2 masyarakat ,, yg "MERASA" bs jd pengumpul suara ,,,

13. Ada yg "MERASA" di dukung aktivis2 yg "MERASA" punya program menang paling OK ,, (tp blom teruji + pas diri nya nyalon aja ga jd ,, hehehhe)

14. Ada yg "MERASA" bisa bikin OPERASI SENYAP ,, (tidur kaleee ,,,) hehhehe ,,,

15. Ada yg "MERASA" di dukung Ulama/Kyai dan Tokoh Masyarakat yg "MERASA" omongan nya paling di denger warga ,, dan "MERASA" bs mengarahkan suara ke calon yg di dukung ulama/tokoh masyaratak tersebut.

masih banyak sebener nya, masalah "MERASA" yg bs jadi bahan diskusi kita, surat terbuka ini hanya iseng2 dr yg "MERASA" Walikota Gaul ,, yg blom tentu gaul ,, wkwkkwkkwkw ,,,

Yg jelas ... PemiluKaDa ini adalah sarana baik buat mengekspresikan semua2 yg menganut paham "MERASA-isme" ,,,, karena MERASA-isme kadang bikin hati senang ,,, kadang bikin hati terluka ,, gara2 yg di "MERASA" i itu ,, eh ga sesuai ,,, dgn harapan nya ,,, hahahhaha ,,,

Mohon maaf ya ,, buat semua pihak yg "MERASA" tersinggung ,, dengan surat terbuka yg "MERASA" di tujukan ke 4 (empat) kandidat yg "MERASA" bakal terpilih itu ... hehehehhe ,,,

Wasalam

Walikota "MERASA" Gaul

Yg "MERASA" mengirimkan surat